Layanan Tashih Online

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia
REGISTRASI

HOME/INFO SEPUTAR LAJNAH

Awali 2019, LPMQ Menashih 22 Naskah Master Mushaf Al-Qur’an

LAYANAN TASHIH ONLINE LPMQ | LAYANAN TASHIH ONLINE LPMQ | 06 Febuari 2019, 11:18

Mengawali kegiatan pada tahun 2019, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Sidang Reguler Pentashihan pertama selama tiga hari, dari 30 Januari hingga 1 Februari 2019 di Harris Hotel Summarecon Bekasi.

Kepala Bidang Pentashihan LPMQ, Deni Hudaeny dalam laporannya mengatakan bahwa dalam Sidang Reguler ini, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad selaku narasumber pertama akan menyampaikan kajian kitab Al-Muqni‘ fī Ma’rifati Marsūm Maṣāḥif Ahl al-Amṣār karya Abū ‘Amr ‘Uṡmān bin Saʻīd ad-Dānī. Sedangkan Dr. KH. Ahmad Fathoni akan menyampaikan kajian terkait waqf dan ibtida’.

“Dalam sidang reguler pentashihan pertama ini, narasumber ada dua orang, yaitu Kiai Ahsin dan Kiai Fathoni yang masing-masing akan menyampaikan materi kitab Al-Muqni’ serta Waqf dan Ibtida’. Tim Pakar sebanyak sepuluh orang, tiga moderator dan tim pentashih sebanyak 35 orang,” kata Deni mengawali laporannya.

“Jumlah naskah yang akan kita bahas dalam sidang reguler ini berjumlah 22 naskah master mushaf Al-Qur’an. 18 di antaranya adalah naskah baru, 3 naskah perbaikan dan 1 naskah dumi. Seluruh naskah tersebut diajukan oleh 15 penerbit dengan total rencana oplah 1.226.000 eksemplar,” jelas Kabid Pentashihan.

Deni menambahkan bahwa jenis khat Usman Toha masih mendominasi naskah-naskah master mushaf Al-Qur’an dalam sidang reguler pentashihan kali ini. Sedangkan jenis khat Bombay hanya 3 naskah, khat Mushaf at-Tin 2 naskah dan jenis khat lainnya hanya 1 naskah.

“Naskah-naskah yang kita bahas kali ini, 18 naskah menggunakan ayat pojok. Sedangkan 4 naskah lainnya tidak pojok. 17 naskah menggunakan 15 baris dalam setiap halamannya. Yang 18 dan 22 baris masing-masing satu naskah. Sedangkan naskah yang lainnya tidak terikat baris,” imbuh Kabid Pentashihan menjelaskan naskah-naskah yang sedang dalam proses pentashihan di LPMQ.

Hadir dalam sidang reguler pentashihan pertama, sejumlah ulama dan pakar Al-Qur’an di antaranya Drs. H.E. Badri Yunardi, M.Pd, Drs. H. Mazmur Sya’roni, Dr. H. Bunyamin Yusuf Surur, MA, Dr. H. Abdul Muhaimin Zen, MA, Drs. H. M. Syatibi Al-Haqiri, MA, Dr. H. Ahmad Khusnul Hakim, MA, Dr. Ali Nurdin, MA, dan Dr. Hj. Romlah Widayati, MA. (sumber:https://lajnah.kemenag.go.id)